Tugas menjawab 4 pertanyaan
Pertanyaan :
1. Sebut dan jelaskan macam-macam unsur intrinsik dan ekstrinsik dalam karya sastra!
2. Sebut dan jelaskan istilah-istilah yang terdapat pada:
A. cerpen
B. Drama
C. Puisi
3. Jelaskan persamaan dan perbedaan pantun dengan syair!
4. Sebutkan majas-majas dalam bahasa Indonesia dengan pengertian dan contoh dalam kalimat!
Jawaban :
1. Unsur Intrinsik adalah unsur-unsur yang membentuk karya sastra dari dalam, yaitu yang ada dalam teks itu sendiri. Beberapa unsur intrinsik antara lain:
1. Tema: Pokok permasalahan atau ide utama yang diangkat dalam karya sastra.
2. Alur: Urutan peristiwa dalam cerita yang dapat berupa alur maju, mundur, atau campuran.
3. Tokoh dan Penokohan: Tokoh adalah karakter dalam cerita, sedangkan penokohan adalah cara pengarang menggambarkan karakter tersebut.
4. Latar: Tempat, waktu, dan suasana di mana peristiwa cerita berlangsung.
5. Sudut Pandang: Cara pandang pengarang dalam menyampaikan cerita, seperti sudut pandang orang pertama, kedua, atau ketiga.
6. Amanat: Pesan atau moral yang ingin disampaikan pengarang kepada pembaca.
Unsur Ekstrinsik adalah unsur yang berasal dari luar teks yang mempengaruhi karya sastra, misalnya:
1. Biografi Pengarang: Kehidupan pribadi pengarang yang bisa mempengaruhi tema dan gaya penulisan karya sastra.
2. Sosiokultural: Kondisi sosial dan budaya pada masa karya itu ditulis.
3. Sejarah: Latar belakang sejarah yang mempengaruhi pengarang dan karyanya.
4. Psikologi: Kondisi psikologis pengarang atau tokoh dalam karya sastra.
2. Istilah-istilah dalam Cerpen, Drama, dan Puisi
A. Cerpen (Cerita Pendek)
- Plot: Alur cerita yang membentuk urutan peristiwa.
- Dialog: Percakapan antara tokoh dalam cerpen.
- Karakterisasi: Proses penggambaran karakter tokoh.
- Klimaks: Puncak ketegangan dalam cerita.
B. Drama
- Act: Pembagian besar dalam drama yang memisahkan bagian cerita.
- Scene: Bagian dari act yang lebih kecil.
- Monolog: Dialog panjang yang diucapkan oleh seorang tokoh.
- Prolog: Pembukaan cerita yang biasanya memberikan gambaran tentang tema atau latar cerita.
C. Puisi
- Majas: Penggunaan bahasa kiasan atau perbandingan.
- Rima: Pengulangan bunyi pada akhir baris puisi.
- Meter: Pola irama atau ketukan dalam puisi.
- Personifikasi: Memberikan sifat manusia pada benda mati atau konsep abstrak.
3. Persamaan dan Perbedaan Pantun dengan Syair
Persamaan:
1. Keduanya merupakan bentuk puisi lama yang terdiri dari beberapa baris.
2. Mempunyai aturan tertentu dalam hal jumlah baris dan rima.
Perbedaan:
1. Pantun:
Terdiri dari 4 baris.
Rima pada baris pertama dan kedua, serta baris ketiga dan keempat.
Biasanya berisi tentang nasihat, humor, atau kehidupan sehari-hari.
Contoh:
"Buah mangga di atas meja,
Manis rasanya enak sekali.
Kalau hati ingin bahagia,
Berbuat baiklah pada semua orang."
2. Syair:
Terdiri dari 4 baris juga, namun lebih panjang dalam hal isi dan sering kali bercerita.
Rima pada semua barisnya sama.
Umumnya berisi tentang cerita, nasihat, atau perjalanan hidup.
Contoh:
"Hari-hari penuh suka duka,
Semua orang pasti mengalaminya.
Harta dan tahta tak abadi,
Yang abadi hanya cinta dan kasih sayang."
4. Majas-Majas dalam Bahasa Indonesia dengan Pengertian dan Contoh dalam Kalimat
Majas Perbandingan:
Simile: Membandingkan dua hal dengan kata penghubung seperti "seperti", "bagai", "laksana".
Contoh: "Dia lincah seperti kucing."
Metafora: Membandingkan dua hal tanpa kata penghubung.
Contoh: "Hatinya lautan yang dalam."
Majas Pertentangan:
Antitesis: Menggunakan dua hal yang berlawanan untuk menunjukkan kontras.
Contoh: "Dia miskin dalam harta, kaya dalam ilmu."
Majas Penegasan:
Repetisi: Pengulangan kata atau frasa untuk penekanan.
Contoh: "Aku cinta padamu, cinta seutuhnya!"
Majas Perasaaan:
Hiperbola: Menggunakan pernyataan yang berlebihan untuk menekankan sesuatu.
Contoh: "Air mataku bisa membanjiri dunia."
Majas Personifikasi: Memberikan sifat manusia pada benda mati atau konsep abstrak.
Contoh: "Angin berbisik lembut di telinga malam."
Komentar
Posting Komentar